Tampilkan postingan dengan label Serangan Jantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serangan Jantung. Tampilkan semua postingan

MENGOBATI SAKIT JANTUNG

           Sakit Jantung atau Kardiovaskuler adalah penyakit penyebab kematian nomor satu di dunia dan juga di Indonesia, oleh karena itu kita sudah seharusnya waspada akan serangan penyakit Jantung.

Ada beberapa jenis sakit jantung yang mana hal ini berpengaruh pada metode untuk mengobati penyakit jantung tersebut. Misalnya untuk mengobati penyakit jantung karena infeksi maka dokter biasanya akan memberi resep obat yang berupa antibiotik.

Untuk mengobati sakit jantung koroner maka dokter akan memberi resep obat-obatan dan memberikan saran kepada pasien agar melakukan perubahan gaya hidup dengan menerapkan pola hidup sehat.

Obat-obatan yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk mengobati sakit jantung koroner :

1. Obat untuk mencegah angina dan anti Hipertensi (tekanan darah tinggi) dari jenis penghambat beta (beta blockers), seperti Bisoprolol.  

2. Obat penurun tekanan darah dari jenis penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitors), contohnya Captopril.

3. Obat pengencer darah yang berguna untuk mencegah pembekuan darah, misalnya aspirin dan clopidogrel.

4. Obat penurun kadar kolesterol dengan mengurangi kandungan LDL dari darah yaitu obat dari jenis Statin seperti Simvastatin dan Atorvastatin

5. Obat untuk memperlebar pembuluh darah supaya aliran darah ke jantung bertambah sehingga jantung tidak bekerja keras untuk memompa darah. Obat ini dari jenis nitrat contohnya Nitrogliserin.

6. Obat untuk membesarkan otot pembuluh darah agar tekanan darah menurun, yaitu dari jenis antagonis kalsium misalnya Verapamil. 

7. Obat untuk mengurangi kandungan air dan garam dalam darah lewat urine yaitu Diuretik.

Pemberian resep obat-obatan tersebut merupakan langkah awal untuk mengobati sakit jantung. Selanjutnya dokter akan melakukan evaluasi pada perkembangan kesehatan pasien.  

Kalau ternyata pemberian obat-obatan dinilai masih kurang efektif, maka biasanya dokter akan menjelaskan tentang prosedur yang lain yang dapat dilakukan untuk mengobati sakit jantung koroner.
Sesuai dengan prosedur standar penanganan dan pengobatan pada pasien sakit jantung, maka ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan secara terencana maupun tindakan darurat pada pasien sebagai berikut :

1. Pemasangan Stent / Ring Jantung adalah proses pemasangan semacam tabung kecil lentur yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah arteri jantung untuk memperbesar aliran darah yang berkurang karena adanya sumbatan plak / timbunan lemak di dalam arteri. Tidak semua pasien sakit jantung dapat menjalani prosedur pemasangan ring jantung.

2. Bypass Jantung yaitu tindakan pengobatan pasien sakit jantung yang dilakukan dengan mengambil pembuluh darah yang masih baik dari bagian tubuh lain untuk dipasang / dicangkok ke bagian di antara pembuluh darah besar (aorta) dan arteri dengan melewati bagian yang menyempit karena tersumbat. Tujuannya supaya darah dapat mengalir dengan lancar melalui pembuluh darah yang baru dipasang tersebut. 
Bypass jantung termasuk tindakan operasi besar yang dilakukan dengan membedah dada pasien. Tindakan ini biasanya dilakukan jika ditemukan ada beberapa bagian di dalam pembuluh darah arteri yang tersumbat.

3. Transplantasi Jantung merupakan tindakan yang dilakukan bila ditemukan sakit jantung dengan kondisi kerusakan jantung yang parah dan tidak bisa diobati dengan konsumsi obat-obatan. Tranplantasi jantung dilakukan dengan cara mengganti jantung pasien yang rusak dengan jantung yang sehat dari pendonor.

Disamping tindakan pengobatan tersebut, dokter juga bisa memberikan saran kepada pasien penyakit jantung untuk menerapkan pola hidup sehat, sebagai berikut :

1. Menghindari rokok baik sebagai perokok aktif maupun pasif

2. Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol

3. Mengkonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang

4. Mengurangi makanan yang mengandung lemak dan kolesterol

5. Hindari stres

6. Menjaga berat badan ideal

7. Olahraga dengan rutin dan teratur

Penderita sakit jantung koroner diharapkan dapat segera menerapkan pola hidup sehat secara konsisten supaya penyakitnya dapat sembuh dengan baik. Selain itu juga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh agar dapat terhindar dari serangan penyakit berbahaya lainnya. (hhh)




SERANGAN JANTUNG, GEJALA AWAL YANG DIRASAKAN DAN PENYEBABNYA

         Jantung merupakan organ tubuh yang sangat penting fungsinya. Jantung berfungsi untuk memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh yang membawa oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh untuk terus hidup dan berkembang. Kerja jantung sangat bergantung pada pembuluh darah jantung yang bertugas mensuplai darah yang kaya akan oksigen ke jantung. Oleh karena itu kesehatan dan kebersihan pembuluh darah punya peran penting pada kesehatan dan kinerja jantung.

Pembuluh darah yang sehat dan bersih dari plak (timbunan lemak) dapat mensuplai darah ke jantung dengan lancar. Akan tetapi sebaliknya pembuluh darah yang banyak terdapat plak (timbunan lemak) maka aliran darah menjadi tidak lancar bahkan tersumbat. Dalam kondisi inilah maka suplai darah yang kaya akan oksigen ke jantung dapat terganggu dan bahkan terhenti. Kondisi ini sangat berbahaya bagi kinerja jantung karena sel-sel jantung tidak mendapat suplai oksigen. Bila kondisi ini terjadi secara berulang dan menjadi kronis maka dapat mengakibatkan serangan jantung yang dapat mengancam jiwa.

Definisi Serangan Jantung

Serangan Jantung adalah suatu kondisi dimana terjadi gangguan pada kerja jantung yang tiba-tiba jantung menjadi sangat lemah atau bahkan berhenti bekerja.

Gejala Serangan Jantung

Setelah mengetahui fakta dan kondisi terjadinya serangan jantung, maka kondisi tersebut harus dapat dikenali gejalanya agar dapat diantisipasi dengan baik dan sedini mungkin. Jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat maka serangan jantung dapat berakibat fatal. Maka sebaiknya kita memahami gejala-gejala yang umum timbul saat terjadi serangan jantung, sebagai berikut :

Serangan jantung

- Rasa seperti ditekan, sesak atau nyeri di dada

- Rasa berat di dada

- Rasa sakit yang menyebar ke lengan, leher, atau punggung

- Perut terasa seperti mulas 

- Rasa mual dan terkadang muntah

- Sakit kepala

- Sesak nafas

- Berkeringat

- Perasaan cemas / anxiety

Selain gejala tersebut ada lagi gejala-gejala lain yang dapat menyertai serangan jantung, yaitu :

- Kardiogenik syok yaitu turunnya tekanan darah secara mendadak. 

- Hipoksemia yaitu kadar oksigen yang rendah dalam darah

- Edema paru yaitu akumulasi cairan di dalam atau di sekitar paru-paru. 

Penyebab Serangan Jantung

Serangan jantung disebabkan karena kerja jantung yang tiba-tiba menjadi sangat lemah atau bahkan berhenti bekerja. Kondisi ini disebabkan karena terganggu atau tersumbatnya suplai darah yang kaya akan oksigen ke jantung sehingga banyak sel jantung yang mati. Tersumbatnya suplai darah disebabkan karena adanya plak di dalam pembuluh darah jantung yang mana timbulnya plak ini disebabkan timbunan lemak dalam darah yang sumbernya berasal dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Makanan tersebut  banyak mengandung lemak jenuh, kadar kolesterol tinggi dan kurang mengandung serat. Selain dari faktor makanan, faktor lain yang juga dapat menjadi penyebab serangan jantung adalah gaya hidup yang kurang sehat, kurang olahraga dan stress. Gaya hidup jaman sekarang yang cenderung serba cepat dan instant sering membuat kita tidak bisa membagi waktu dengan baik sehingga cenderung lupa akan waktu untuk istirahat, olahraga, beribadah, bersosialisasi dan berkumpul bersama keluarga. Waktu-waktu yang sangat berarti bagi kesehatan tersebut seringkali lewat begitu saja, karena kita hanya mementingkan kerja dan kerja. Hal inilah yang dapat mengakibatkan stress. Apalagi jika ditambah dengan merokok atau minuman beralkohol maka akan semakin mudah menyebabkan terjadinya serangan jantung. 

Mencegah Serangan Jantung

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan data Kementerian Kesehatan RI, penyakit Jantung atau Kardiovaskuler adalah penyakit yang menyebabkan kematian nomor satu di dunia dan di Indonesia. Maka dari data tersebut kita sudah seharusnya waspada akan serangan penyakit Jantung, karena penyakit ini juga tidak mengenal batas usia. Oleh sebab itulah sedari dini kita harus berusaha untuk menerapkan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari. Pola hidup sehat yang dimaksud adalah sebagai berikut :

1. Menerapkan pola makan sehat dengan gizi dan nutrisi yang cukup akan serat, vitamin, sayuran dan buah-buahan. Cukup dan seimbang kandungan karbohidrat, protein dan lemak yang sehat bagi tubuh. Hindari makanan yang mengandung gula dan lemak jenuh yang tidak baik bagi kesehatan. Pastikan cukup minum air putih dalam sehari, hindari minuman beralkohol dan bersoda. 

2. Menerapkan pola kegiatan sehat dengan selalu berusaha untuk membagi waktu yang seimbang dalam kegiatan sehari-hari. Kita harus bisa membagi waktu kerja, waktu istirahat, waktu ibadah, waktu olahraga, rekreasi dan bersosialisasi agar dengan seimbang. Maksimalkan “Quality Time” bersama keluarga, teman, kerabat dan tetangga. 

Dengan selalu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari diharapkan dapat menyebabkan terjaganya kesehatan Jantung khususnya dan kesehatan serta kebugaran tubuh secara keseluruhan. Sehingga kita dapat terhindar dari penyakit Jantung dan penyakit lainnya.(hhh