Istilah Trigeminal Neuralgia sepertinya asing karena jarang kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kita perhatikan kata "Neuralgia" kemungkinan besar ada hubungannya dengan Neurologi yang artinya ilmu penyakit Saraf. Apakah Trigeminal Neuralgia adalah salah satu jenis gangguan saraf ? Mungkin saja ada benarnya. Lalu apa bedanya dengan sakit nyeri saraf ?
Trigeminal adalah nama dari tiga cabang saraf utama yang ada di otak. Jaringan saraf yang cukup besar ini membawa sensasi dari wajah ke otak. Trigeminal Neuralgia merupakan keluhan nyeri wajah yang terjadi secara berulang. Nyeri di wajah ini terjadi pada salah satu atau lebih dari tiga cabang saraf Trigeminal. Rasa nyeri dapat berlangsung sekejap hanya beberapa detik tapi ada juga yang sampai semenit atau lebih.
Nyeri di Wajah
Definisi Trigeminal Neuralgia
Trigeminal Neuralgia adalah sindrom nyeri wajah yang terjadi secara berulang pada salah satu atau lebih dari tiga cabang saraf Trigeminal. Nyeri yang dirasakan seperti nyeri tajam dan menusuk dalam waktu sekejap sampai lebih dari semenit.
Trigeminal Neuralgia dapat dialami oleh siapa saja tapi lebih beresiko pada wanita berusia lebih dari 50 tahun yang menderita Hipertensi dan memiliki riwayat Trigeminal Neuralgia dalam keluarga.
Gejala Trigeminal Neuralgia
Nyeri yang dirasakan dapat beragam, ada penderita yang merasakan ringan dan ada yang sedang seperti ditusuk. Tapi ada juga yang merasakan nyeri yang cukup berat seperti tersengat listrik atau bahkan seperti teriris benda tajam.
Rasa nyeri di wajah ini dapat terjadi begitu saja secara mendadak dan bisa juga nyeri timbul karena adanya pemicu dari gerakan lain misalnya mengusap wajah, mengunyah, berkumur, menggosok gigi, bicara, tertawa atau bahkan hanya karena terkena hembusan angin di wajah. Rasa nyeri ini bisa hilang timbul, bisa dalam sehari tidak ada rasa nyeri tapi bisa jadi nyeri terasa setiap hari bahkan sampai sepekan. Kemudian nyeri hilang lagi selama beberapa waktu tapi kemudian timbul lagi.
Rasa nyeri biasanya hanya pada satu sisi wajah dan bisa di satu titik atau bisa juga menyebar. Biasanya rasa nyeri dimulai dari rahang, pipi, hidung sampai ke dahi atau pelipis. Ada juga yang merasakan nyeri di sekitar mata, telinga dan di langit-langit atas mulut. Jarang sekali rasa nyeri terasa bersamaan pada kedua sisi wajah.
Penyebab Trigeminal Neuralgia
Rasa nyeri yang dirasakan tersebut disebabkan karena adanya gangguan fungsi saraf Trigeminal pada salah satu atau lebih dari tiga cabang saraf tersebut. Gangguan ini mungkin diakibatkan karena beberapa kondisi, misalnya karena adanya jaringan saraf Trigeminal yang terhimpit dan tertekan oleh pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penyebab yang dominan pada kebanyakan pasien yang berusia di atas 50 tahun. Hal ini karena seiring meningkatnya usia maka semakin besar resiko terhadap gangguan pembuluh darah seperti Arteriosklerosis yang mana Pembuluh darah berkurang elastisitasnya.
Kemungkinan penyebab lain yaitu adanya cedera saraf karena ada trauma pada wajah atau efek tindakan operasi atau dental (misalnya cabut gigi) atau mungkin karena adanya tumor jinak yang dapat menekan jaringan saraf Trigeminal.
Pengobatan Trigeminal Neuralgia
Terapi pengobatan Trigeminal Neuralgia dilakukan berdasarkan kondisi dan penyebabnya, tujuannya untuk meredakan rasa nyeri yang diderita oleh pasien.
Tahapan pengobatan dimulai dari pemberian obat-obatan yang bertujuan untuk memperlambat impuls saraf, menghambat sinyal rasa nyeri dan melemaskan otot. Jika rasa nyeri tidak dapat dikurangi dengan obat-obatan maka perlu diberikan suntikan botox.
Tahapan pengobatan selanjutnya adalah tindakan Operasi yang dilakukan jika gejala / rasa nyeri tidak kunjung reda atau timbul efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi. Jenis tindakan operasi yang dilakukan yaitu :
- Operasi bedah ; bertujuan untuk memindahkan pembuluh darah yang berdekatan dengan saraf Trigeminal sehingga posisinya berjauhan.
- Operasi radiasi sinar gamma ; dilakukan dengan memberi paparan radiasi sinar gamma ke akar saraf Trigeminal untuk merusaknya sehingga mengurangi rasa nyeri.
Walaupun dapat mengurangi rasa nyeri, tindakan operasi dapat mengakibatkan efek samping yang beresiko menyebabkan wajah mati rasa / kebas, pendarahan, memar, gangguan penglihatan dan pendengaran pada sisi lokasi wajah yang dilakukan tindakan.
Pencegahan Trigeminal Neuralgia
Usaha terbaik yang dapat dilakukan untuk mencegahnya adalah dengan menghindari faktor pemicu terjadinya nyeri pada wajah, yaitu :
membasuh muka secara perlahan dengan air hangat, konsumsi makanan dan minuman dengan suhu normal serta tidak terlalu keras, menghindari minuman yang terlalu asam, rutin membersihkan mulut setelah makan dengan memakai sikat gigi yang lembut secara hati-hati. (hhh)