LAYANAN BPJS KESEHATAN

           Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berperan sebagai lembaga yang ditunjuk Pemerintah untuk mengelola dan memberikan layanan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat berhak mendapat pelayanan kesehatan yang komprehensif di fasilitas kesehatan dengan sistem rujukan berjenjang atas indikasi medis jika terjadi gangguan kesehatan.

Masyarakat pengguna layanan BPJS Kesehatan dapat memilih keanggotaan dalam 3 kelas yaitu Kelas 1 dengan iuran Rp 150.000 per bulan, Kelas 2 dengan iuran Rp 100.000 per bulan dan Kelas 3 dengan iuran Rp 35.000 per bulan. Besaran iuran untuk kelas 3 ini sudah mendapat subsidi dari pemerintah sebesar Rp 7000.

Masyarakat dapat mendaftarkan dirinya dan seluruh anggota keluarganya untuk mendapat layanan BPJS Kesehatan dengan cara on-line dan off-line. Pendaftaran secara on-line dilakukan di web site resmi BPJS Kesehatan atau melalui call centrenya. Pendaftaran secara off-line dilakukan di kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. Pendaftaran on-line juga dapat dilakukan melalui aplikasi JKN Mobile yang dapat diunduh di Google Play Store (HP Android) dan App Store (HP iOS ).


Layanan BPJS di Rumah Sakit

Jenjang Layanan BPJS Kesehatan

1. Pelayanan kesehatan tingkat pertama memberikan pelayanan kesehatan umum yang dilakukan di Pusat Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (Puskesmas). Pelayanan ini mencakup biaya administrasi pelayanan kesehatan, penyuluhan kesehatan, imunisasi rutin, layanan KB, pemeriksaan, konsultasi, pengobatan dan tindakan medis non-spesialistik (dokter umum), pemeriksaan laboratorium tingkat pertama.

2. Pelayanan kesehatan tingkat rujukan memberikan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit rujukan. Pelayanan kesehatan yang diberikan mencakup pelayanan rawat jalan dan rawat inap, biaya administrasi pelayanan kesehatan, pemeriksaan, konsultasi, pengobatan dan tindakan medis dokter spesialistik. Tindakan medis yang membutuhkan dokter spesialis baik bedah maupun non-bedah sesuai dengan rujukan dari dokter umum. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai (misalnya cairan infus). Pelayanan penunjang yang membutuhkan diagnosis lanjutan tertentu sesuai anjuran dokter Rehabilitasi medis. Pelayanan darah, seperti penyediaan kantong darah. Juga memberikan layanan rawat inap di ruang perawatan biasa maupun perawatan intensif (ICU). Demikian juga dengan layanan persalinan normal dan layanan ambulan untuk pasien dari Puskesmas ke Rumah Sakit.

Saat merasakan adanya gangguan kesehatan, masyarakat yang terdaftar sebagai penerima layanan BPJS Kesehatan dapat datang ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan layanan kesehatan berupa pemeriksaan, konsultansi dan pengobatan atas gangguan kesehatannya dari Dokter Umum yang bertugas di Puskesmas. Jika dari hasil pemeriksaan dan konsultasi ternyata membutuhkan tindakan medis dari Dokter Spesialis, maka Dokter Umum di Puskesmas akan menerbitkan surat rujukan ke pusat pelayanan kesehatan tingkat rujukan, misalnya Rumah Sakit. 

Surat rujukan dari Puskesmas biasanya berlaku selama 3 bulan dan sudah ditentukan nama Rumah Sakit rujukan serta Poliklinik Dokter Spesialis yang dituju. Penerbitan surat rujukan dilakukan berdasarkan sistem yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan. Untuk dapat berobat ke Rumah Sakit selain membutuhkan surat rujukan Puskesmas, juga memerlukan Kartu BPJS dan e-KTP.  

Jika masa berlakunya sudah lewat 3 bulan maka surat rujukan tidak dapat dipakai dan harus diperpanjang dari Puskesmas. Tapi jika dalam waktu 3 bulan sudah tidak memerlukan pengobatan Dokter Spesialis maka dapat kembali konsultasi ke Dokter Umum di Puskesmas atau sudah tidak perlu konsultasi karena sudah sembuh dan sehat kembali. (hhh)   


TIPS MERAWAT KESEHATAN HIDUNG

              Hidung merupakan salah satu dari Panca Indera yang sangat penting fungsinya dalam sistem pernapasan. Karena pentingnya fungsi organ penciuman yang satu ini maka sudah seharusnya kita merawat kesehatan hidung agar selalu sehat dan dapat bekerja secara optimal. 

Hidung memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pernapasan dan penciuman. Menjaga kesehatan hidung sama pentingnya dengan menjaga kesehatan bagian tubuh lainnya. Karena itu agar dapat bernapas dengan nyaman dan lega serta mampu mengenali / mencium bau dengan baik maka kesehatan hidung harus selalu dijaga. 

Membersihkan Hidung 

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan hidung sebagai berikut :

1. Banyak Minum Air Mineral ;

Hidung memproduksi lendir atau disebut ingus untuk membantu menyaring kotoran dari udara yang masuk ke hidung. Supaya hidung tetap bisa membuat lendir yang normal, maka asupan cairan tubuh harus dijaga. Lendir hidung yang normal umumnya cenderung tipis, bisa mengalir dengan lancar dan jumlahnya cukup (tidak sedikit juga tidak banyak).

2. Menghindari Polusi dan Zat yang Berbahaya ;

Polusi, debu dan juga asap rokok menjadi zat yang berbahaya bagi kesehatan hidung. Semua zat berbahaya tesebut dapat menyebabkan berkurangnya kinerja hidung untuk menyaring dan menghangatkan udara. Hal ini mengakibatkan sinus mengalami penyumbatan dan pembengkakan sehingga memicu munculnya alergi, bahkan dapat mengakibatkan sinusitis (radang yang terjadi pada rongga di sekitar hidung). 

Oleh karena itu harus dihindari masuknya / terhirupnya debu dan asap rokok. Cara yang efektif untuk menghindarkan zat berbahaya tersebut yaitu dengan menghindarkan asap rokok. Hentikan kebiasaan merokok dan hindari menjadi perokok pasif. Selalu gunakan masker saat beraktifitaas di luar ruangan untuk menghindarkan paparan zat-zat berbahaya.

3. Jaga Kelembaban Udara Dalam Hidung ;

Kondisi udara yang lembab di dalam rongga hidung sangat diperlukan, karena kondisi yang kering dalam hidung dapat memicu beberapa gangguan diantaranya radang dan mimisan.Untuk menjaga kelembaban agar sinus tidak kering dapat dilakukan dengan mandi atau berendam air hangat atau dengan menggunakan alat humidifier di dalam ruangan, kamar tidur atau di kantor.

4. Bersihkan Hidung Secara Rutin ;

Kotoran yang tersaring dan terkumpul di dalam hidung perlu dibersihkan secara berkala. Proses pembersihan hidung atau cuci hidung sebaiknya dilakukan dengan menggunakan pembersih cairan semprot atau nasal spray. Penggunaan nasal spray untuk membersihkan hidung lebih efektif dan aman dibandingkan dengan cara manual yaitu mengorek lubang hidung memakai jari yang biasa disebut mengupil. Sering mengupil dapat beresiko hidung mengalami iritasi karena dalam hidung ada banyak pembuluh darah yang halus. Kuku jari sangat berpotensi melukai pembuluh darah dan menyebabkan mimisan.

Mengingat pentingnya kebersihan dan kesehatan hidung, maka sudah seharusnya kita selalu merawat dan menjaganya dengan menerapkan beberapa cara tersebut. Dengan begitu semoga kita dapat selalu merawat hidung agar selalu sehat dan organ penciuman kita ini dapat berfungsi dengan baik. (hhh).


MENJAGA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN TELINGA

              Telinga merupakan salah satu dari Panca Indera yang sangat penting fungsinya. Karena pentingnya fungsi organ pendengaran ini maka sudah seharusnya kita menjaga kebersihan telinga agar selalu sehat. Karena jika kebersihan telinga kurang mendapat perawatan maka dikhawatirkan akan terjadi gangguan kesehatan yang dapat menghambat aktifitas. Ada beberapa bentuk gangguan kesehatan pada telinga diantaranya yaitu telinga berdenging, berkurangnya kemampuan mendengar dan lain-lain.

Periksa Kesehatan Telinga

Menjaga kebersihan dan kesehatan telinga mudah untuk dilakukan dan berhubungan dengan kebiasaan sehari-hari dalam menjaga kebersihan tubuh. Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah mengetahui cara yang tepat untuk melakukannya. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan telinga sebagai berikut :

1. Menjaga Kebersihan Telinga ;

Kebersihan telinga adalah hal penting yang mendasar dan perlu dilakukan secara rutin. Untuk membersihkan telinga tidak perlu dilakukan dengan memakai cotton bud yang mungkin sebagian besar dilakukan orang, karena telinga memiliki kemampuan untuk membersihkan sendiri. Bagian dalam telinga tidak perlu dibersihkan karena ada proses pembersihan secara alami di area tesebut. Untuk menjaga kebersihan telinga dapat dilakukan dengan membersihkan bagian luar daun telinga. Kotoran dan debu halus biasanya tersembunyi di lipatan daun telinga. Kotoran dan debu harus dibersihkan agar tidak masuk ke dalam lubang telinga.

2. Jangan Mengorek Telinga ;

Maksud hati ingin membersihkan telinga tapi jika dilakukan dengan cara yang tidak tepat maka hasilnya malah menyebabkan kotoran masuk ke lubang telinga. Hal ini berpotensi kotoran makin sulit dikeluarkan juga menyebabkan iritasi. Untuk membersihkan bagian luar telinga sebaiknya dengan memakai waslap atau tisue. Untuk mengeluarkan kotoran yang terlanjur masuk ke dalam, bisa menggunakan obat tetes telinga. Jika dirasakan terjadi penumpukan kotoran maka perlu untuk menemui dokter THT, agar telinga dapat dibersihkan dengan metode yang tepat sesuai standar medis.         

3. Hindari Mendengar Suara Bising ;

Banyak diantara kita yang senang mendengarkan musik, hal ini tentunya baik bagi diri kita. Tapi yang harus diperhatikan adalah tingkat volume suara dari musik tersebut apalagi saat kita mendengar musik melalui earphone. Hindari menyetel musik dengan volume yang yang terlalu keras / bising karena hal ini dapat menyebabkan gangguan pada gendang telinga. Volume suara harus disetel pada tingkat volume yang cukup terdengar nyaman sesuai standar agar telinga terhindar dari kerusakan. Tingkat volume suara yang disarankan yaitu maksimal 60% dan penggunaan earphone maksimal satu jam dalam sehari.

4. Gunakan Pelindung Telinga Saat Bising ;

Sebagian dari kita mungkin karena kewajiban pekerjaan harus berada di lingkungan yang bersuara bising, misalnya bekerja di area pabrik, bengkel atau pekerjaan konstruksi. Untuk mengurangi bisingnya suara mesin yang ada di area kerja tersebut maka sebaiknya memakai pelindung telinga (earplug). Pelindung telinga dapat membantu mengurangi paparan suara yang bising dan menghindarkan kerusakan telinga. Pilih pelindung telinga yang berkualitas baik, memenuhi standar Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) dan dapat berfungsi secara efektif.

5. Jaga Telinga Tetap Kering ;

Kondisi telinga yang basah dan lembab dapat meningkatkan kemungkinan masuknya bakteri ke dalam telinga. Hal ini dapat mengakibatkan rasa tidak nyaman dan bahkan menyebabkan infeksi. Oleh karena itu harus diupayakan agar telinga tetap kering terutama setelah mandi atau berenang. Untuk mengeringkan telinga yang basah dapat memakai handuk yang lembut dan kering. 

6. Periksa Telinga Secara Rutin ;

Pemeriksaan telinga secara rutin ke dokter dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan telinga. Dokter akan membantu menjaga kebersihan dan kesehatan telinga melalui pemeriksaan sehingga bisa mendeteksi bila ada gangguan pada telinga. Jika ada gangguan telinga yang tidak terdeteksi secara dini mungkin saja dapat menyebabkan gangguan pada pendengaran dan komplikasi pada organ pendengaran. Oleh karena itu segera periksakan ke dokter jika merasakan adanya gangguan pada telinga.

7. Mengistirahatkan Telinga ;

Dalam kondisi tertentu kadang perlu untuk mengistirahatkan telinga, misalnya setelah mendengar suara bising selama beberapa waktu. Hal ini dapat membantu organ pendengaran terasa nyaman dan diharapkan tetap dapat bekerja dengan baik. Untuk mengistirahatkan telinga dapat dilakukan dengan relaksasi misalnya dengan mendengarkan alunan suara musik yang lembut dengan volume yang kecil. Juga dapat dengan melakukan meditasi agar tercipta suasana yang hening dan tenang.

Sebagian besar dari kita banyak yang tidak memperhatikan kebersihan dan kesehatan telinga mungkin karena merasa tidak ada keluhan pendengaran. Padahal jika kebersihan dan kesehatan telinga kurang diperhatikan dapat menyebabkan masalah yang serius pada organ pendengaran misalnya berkurangnya kemampuan mendengar. Oleh karena itu usahakan untuk mulai secara rutin memperhatikan kebersihan telinga agar tetap sehat dan berfungsi optimal sampai usia tua. (hhh).


                 





   


PERAWATAN, REHABILITASI MEDIS DAN PEMULIHAN PASIEN STROKE.. CERITA SEORANG PENYINTAS STROKE (Bagian 3)

(Artikel ini merupakan lanjutan dari bagian kedua yg bisa dilihat di list artikel : Tindakan Medis Saat Serangan Stroke...) 

         Hari ketiga dirawat di HCU kondisi saya semakin mambaik, Alhamdulillah. Badan terasa lebih segar dan kepala tidak pusing. Saya sudah bisa bicara sepatah-patah kata walaupun masih pelo, tapi makin lama makin lancar. Tangan dan kaki kanan sudah tidak kaku bergerak dan bisa diangkat makin tinggi, hanya belum kuat jika diberi beban. Kabar baiknya, berdasarkan hasil scan MRI ke dua yang lebih baik, maka tim Dokter memutuskan saya dapat dipindahkan ke ruang perawatan biasa. Saya dan istri sangat senang karena bisa dirawat dengan ditemani istri atau anak di ruang perawatan. 

Sore harinya saya dipindahkan ke ruang perawatan biasa. Di sana saya mendapat terapi perawatan dan pengobatan yang mirip dengan di ruang HCU hanya perawatnya tidak standby di ruangan. Hari keempat kondisi saya sudah semakin baik. Bicara saya semakin lancar walau sedikit pelo tapi orang lain paham akan maksudnya. Tangan dan kaki kanan sudah tidak kaku bergerak dan bisa diangkat makin tinggi juga pada saat diberi beban. Tim dokter juga sangat senang dengan perkembangan kesehatan saya dan memutuskan agar saya mulai mendapatkan latihan Fisioterapi (Rehabilitasi Medis). 

Fisioterapi

Pada hari kelima kondisi saya semakin membaik lagi. Badan sudah segar dan bicara semakin lancar serta makin jelas. Gerakan tangan kanan sudah normal, sedangkan kaki kanan perlu dilatih untuk berjalan. Perawat fisioterapi hari itu datang pada pagi dan sore hari. Pagi harinya saya dilatih gerakan tangan dan kaki sambil duduk dan dengan diberi beban. Sore harinya saya dilatih untuk berjalan di koridor ruang perawatan. Hasil latihan fisioterapi hari itu membuat saya semakin percaya diri dan optimis. Hari itu banyak dari keluarga, kerabat dan teman yang datang membesuk. Saya sudah bisa berkomunikasi dengan mereka secara lancar dan bahkan sudah bisa ketawa saat ada teman yang bergurau. 

Pada hari keenam kondisi saya sudah mendekati normal dan Dokter memberi kabar baik. Jika hari keenam ini tidak ada masalah pada kesehatan saya, maka besok paginya saya sudah boleh pulang. Hari itu saya latihan fisioterapi lagi dengan latihan berjalan di koridor ruang perawatan, hasilnya cukup memuaskan. Saya sudah semakin lancar bergerak dan berjalan, kekuatan tangan dan kaki juga semakin baik. Bicara saya sudah hampir normal kembali. Pada siang harinya setelah cairan infus di botol habis, perawat melepaskan infus sesuai dengan petunjuk dokter. Sepanjang hari itu tidak ada masalah yang berarti pada kesehatan saya. Makanan dan minuman juga sudah bisa saya konsumsi seperti biasa, tapi menunya yang masih harus sesuai petunjuk dokter. Obat-obatan juga sudah diminum secara normal. 

Esok paginya dokter Spesialis Saraf melakukan visit seperti biasa memeriksa kondisi saya secara keseluruhan dan sampai pada kesimpulan bahwa saya sudah diperbolehkan pulang. Alhamdulillah saya sangat senang dan bersyukur kepada Allah SWT karena kondisi kesehatan saya semakin membaik. Semua keluhan saat terserang stroke hampir seluruhnya hilang dan normal kembali. Tapi tentunya saya harus disiplin melatih kordinasi gerakan dan keseimbangan agar gerakan kaki dan tangan normal seutuhnya. Saya juga harus disiplin menjaga pola makan dengan makanan yang bernutrisi tinggi dan vitamin agar tenaga pulih kembali. 

Menjaga pola makan ini sangat penting karena selain harus mengandung nutrisi dan vitamin yang baik bagi tubuh, juga harus rendah kalori, rendah kolesterol serta rendah lemak. Sayuran hijau dan buah adalah pilihan yang baik karena mengandung serat yang juga baik bagi pencernaan. Dokter menyarankan saya untuk menghindari makanan yang berkolesterol tinggi, karena saat saya terserang stroke kadar kolesterol dalam darah saya tinggi melebihi maksimal. 

Menurut dokter berdasarkan hasil cek darah lengkap di laboratorium, penyebab serangan stroke pada diri saya adalah karena Hipertensi dan Hiperkolesterolemia. Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi. Hiperkolesterolemia yaitu kondisi saat kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi. Kadar koleterol yang berlebihan ini menyebabkan timbulnya plak dalam pembuluh darah di otak yang mengakibatkan tersumbatnya aliran darah ke otak sehingga jaringan otak tidak mendapat nutrisi dan oksigen.  

Oleh karena itu untuk mencegah agar tidak terulang kembali serangan stroke maka harus dicegah jangan sampai terjadi Hipertensi dan Hiperkolesterolemia. Untuk itu selain menjaga pola makan, juga harus merubah pola hidup menjadi lebih sehat. Harus banyak bergerak dengan rutin olahraga pagi minimal 30 menit sehari. Selain itu harus berhenti merokok dan menghindarkan stress. Jadi untuk mencegah stroke yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah :

1. Menjaga pola makan sehat. 

2. Menjaga pola hidup sehat. 

3. Menjaga pola pikir sehat dan hindari stress. 

Khusus untuk para penyintas stroke harus lebih disiplin dalam penerapan ke tiga hal tersebut, harus mencegah jangan sampai terserang stroke untuk yang kedua kalinya karena akibatnya mungkin lebih fatal dari serangan stroke yang pertama. (hhh

MERAWAT KESEHATAN MATA SECARA ALAMI

          Mata adalah jendela dunia yang tanpanya kita tidak dapat melihat apapun. Mata juga merupakan salah satu dari Panca Indera yang sangat penting fungsinya. Karena pentingnya fungsi organ penglihatan yang satu ini maka sudah seharusnya kita merawat kesehatan mata agar tetap sehat dan jernih. Karena jika kesehatan mata kurang mendapat perawatan maka dikhawatirkan akan terjadi gangguan yang akan dapat menghambat aktifitas.



Mata Sehat

Untuk merawat kesehatan mata dapat dilakukan dengan cara sederhana dan alami sebagai berikut :

1. Banyak Minum Air Putih ; 

Air putih punya banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita termasuk untuk menjaga kesehatan mata. Oleh karena itu kita harus rutin minum air putih minimal sesuai dengan kebutuhan tubuh kita sehari-hari. Dengan banyak minum air putih merupakan salah satu cara sederhana dan alami untuk menjaga kesehatan mata agar tetap sehat dan jernih. 

2. Mengkonsumsi Makanan Mengandung Vitamin A ;

Vitamin A sangat baik untuk kesehatan mata, oleh karena itu dengan banyak konsumsi makanan bervitamin A akan menjaga kesehatan mata agar tetap sehat dan jernih. Beberapa jenis makanan yang banyak mengandung vitamin A yaitu wortel, tomat, labu, alpukat dan ubi jalar. 

3. Banyak Mengkonsumsi Sayuran Hijau ;

Selain vitamin A, sayuran hijau juga sangat baik untuk kesehatan mata karena mengandung lutein yang baik bagi kesehatan mata. Oleh karena itu dengan banyak konsumsi sayuran hijau dapat menjaga kesehatan mata agar tetap sehat dan jernih. Beberapa jenis makanan sayuran hijau tersebut yaitu bayam, sawi, brokoli dan sayuran hijau lainnya. 

4. Perhatikan Jarak Mata Saat Membaca atau Menonton ;

Salah satu fungsi mata yang penting adalah untuk membaca dan pastinya banyak dilakukan sehari-hari. Oleh karena itu sangatlah penting untuk menjaga / kontrol jarak mata terhadap obyek pada saat membaca dan menonton. Karena jika jarak tersebut tidak terkontrol maka mata akan bekerja ekstra untuk mendapatkan fokus sehingga otot mata lebih tegang dan cepat lelah bahkan dapat menyebabkan sakit kepala.

5. Kurangi / Atur Waktu Saat Berada di Depan Layar ;

Kegiatan sehari-hari membuat kita sering berada di depan layar komputer (bekerja) atau layar televisi (hiburan). Untuk merawat kesehatan mata maka selain menjaga jarak juga dengan mengurangi atau mengatur waktu saat berada di depan layar. Mengatur waktu istirahat mata dari layar sangatlah mudah, usahakan setiap 30 menit kita berpaling dari layar dan melihat obyek yang jauh selama sekitar 30 detik.

6. Cukup Cahaya Saat Membaca dan Bekerja di Layar Komputer ;

Sangatlah penting untuk mengatur agar cukup cahaya pada saat membaca dan bekerja di depan layar komputer. Bekerja dengan cahaya minim dapat menyebabkan kelelahan mata, tapi cahaya yang terlalu terang juga tidak baik. Perlu diperhatikan juga arah cahaya dari lampu di meja kerja dan di ruangan agar mata tidak cepat lelah. Atur dan kurangi tingkat kecerahan (brightness) layar monitor komputer agar tidak terlalu terang sehingga mata lebih nyaman.

Mengingat pentingnya fungsi dan kesehatan mata, maka sudah seharusnya kita selalu merawat dan menjaganya dengan menerapkan beberapa hal sederhana seperti tersebut di atas. Dengan begitu semoga kita dapat selalu merawat mata selalu sehat dan pandangan jernih sehari-hari. (hhh).

                  

  

TINDAKAN MEDIS SAAT SERANGAN STROKE... CERITA SEORANG PENYINTAS STROKE (Bagian 2)

(Artikel ini merupakan lanjutan dari bagian pertama yg bisa dilihat di list artikel : Saat Serangan Stroke Datang...) 

Dokter jaga dan perawat di UGD (Unit Gawat Darurat) sangat cepat melakukan tindakan medis untuk menolong saya. Setelah tubuh saya dibaringkan di bed UGD mereka dengan cepat bertindak, ada yang menggunting pakaian saya, ada memasang selang infus dan oksigen, ada yang menyiapkan peralatan medis, sementara Dokter Umum yang berjaga di UGD berusaha menjaga agar saya tetap sadar sambil bertanya gejala apa yang saya alami dan rasakan serta kapan waktu awal kejadiannya. Karena saya tidak bisa bicara maka komunikasi dilakukan dengan gerakan tangan serta dibantu info dari adik dan tetangga yang mengantar saya.

Kemudian Dokter jaga berkoordinasi dengan Dokter Spesialis Saraf yang juga sudah ada di ruang UGD. Dokter Spesialis Saraf segera memeriksa kondisi saya untuk dapat mendiagnosa dan segera menentukan tindakan medis yang harus dilakukan. Saat itu istri dan anak saya juga sudah tiba di Rumah Sakit. Entah kenapa saat melihat istri, saya merasa sangat sedih dan menitikkan air mata tapi perawat langsung menghibur dan menguatkan saya agar jangan berpikiran negatif, harus tetap tenang dan optimis. Dokter Spesialis Saraf menjelaskan kondisi saya kepada istri dari hasil diagnosa dan tindakan yang harus segera dilakukan.

Sebentar kemudian saya dibawa ke bagian Radiologi dengan segera untuk dilakukan foto / Rontgen Thorax. Setelah itu saya dibawa ke ruang scan MRI untuk memeriksa kondisi kepala / otak. Diagnosa tim medis Rumah Sakit adalah saya terserang Stroke yang kemungkinan disebabkan adanya penyumbatan pembuluh darah di otak. Untuk menguatkan diagnosa dan menentukan tindakan medis lanjutan maka diperlukan hasil scan MRI kepala.


Unit Radiologi di Rumah Sakit

Setelah selesai scan MRI kepala, saya dibawa ke ruang tindakan untuk dilakukan terapi pengobatan dengan metode Trombolisis. Terapi ini merupakan pengobatan yang tujuannya untuk melarutkan sumbatan pada pembuluh darah otak, melancarkan aliran darah sehingga dapat mencegah kerusakan jaringan otak. Pengobatan bagi penderita Stroke Iskemik dapat efektif dengan terapi Trombolisis, tapi harus segera dilakukan pada masa Golden Periode (sekitar 3 ~ 4 jam setelah awal timbulnya gejaala Stroke). Stroke Iskemik adalah jenis penyakit stroke yang disebabkan karena adanya penyumbatan pembuluh darah otak.

Terapi Trombolisis dilakukan dengan metode katerisasi yang mana sejenis obat pengencer darah dosis kuat langsung disuntikkan ke pembuluh darah arteri melalui kateter. Lalu dengan hati-hati kateter akan menyusup masuk sepanjang arteri sampai ke pembuluh darah otak yang tersumbat hingga mencapai gumpalan darah. Maka seketika itu pula pengencer darah akan melarutkan gumpalan darah tersebut. 

Selesai dilakukan terapi Trombolisis, saya dibawa dari ruang tindakan ke ruang perawatan HCU (High Care Unit). Di ruang HCU inilah dimulai proses perawatan, pengobatan sampai proses penyembuhan. Seingat saya untuk 1 pasien HCU diawasi oleh 1 orang perawat yang bergantian menjaga pasien secara shift. Tim Dokter yang bertugas mengontrol kondisi saya ada 3 dokter spesialis dan 1 dokter umum. Ada Dokter Spesialis Saraf, Jantung dan Penyakit Dalam, mereka memerikasa saya pada saat jam visit / kunjungan dokter. Penunggu pasien di ruang HCU tidak boleh masuk ke ruangan di luar jam besuk, jadi istri dan anak saya hanya bisa menunggu di luar ruang perawatan HCU.

Hari pertama dirawat di ruang HCU dan setelah terapi Trombolis, saya masih belum bisa bicara, kepala masih agak pusing dan badan masih lemas. Penglihatan dan pendengaran masih normal. Tapi ada sedikit perbaikan, tangan dan kaki sebelah kanan yang awalnya kaku dan lumpuh perlahan mulai bisa digerakan. Saya yang awalnya merasa sedih karena penyakit yang saya alami ini kemudian mulai optimis dan yakin bahwa saya akan pulih kembali, Insya Allah dengan atas kuasa dan izin Nya. Saya hanya pasrahkan dan berdoa kepada Nya. Di hari pertama itu ada beberapa keluarga dekat yang datang besuk pada sore hari. Saya hanya bisa memandang dan komunikasi dengan bahasa isyarat dibantu istri. Pemberian asupan nutrisi dan obat-obatan banyak dilakukan melalui infus. Ada makanan yang diberikan melalui mulut tapi berupa bubur yang encer agar tidak perlu dikunyah. 

Pada hari kedua dirawat di HCU, Alhamdulillah ada beberapa perkembangan yang positif. Walaupun badan masih agak lemas, pusing di kepala sudah mulai hilang. Baiknya lagi mulut saya sudah bisa mengeluarkan suara walaupun terdengar pelo karena gerakan mulut masih kaku. Tangan dan kaki sebelah kanan, selain bisa digerakkan jari-jarinya, juga mulai bisa sedikit diangkat saat badan masih rebahan. Alhamdulillah yaa Allah, hari itu banyak nikmat yang sudah saya terima dari Nya. Terima kasih pula untuk Dokter Spesialis Saraf yang melatih saya untuk bicara dan menggerakkan tangan dan kaki. 

Hari itu saya masih full rebahan dan ditunggui dengan setia oleh istri saya walaupun di luar ruang HCU. Sore harinya saya dibawa lagi ke ruang scan MRI untuk memeriksa kondisi kepala / otak untuk mengetahui perkembangan kondisi pembuluh darah di otak setelah terapi Trombolisis yang dilakukan kemarin. Alhamdulillah, menurut Dokter Spesialis Saraf hasil scan MRI ke dua ini menunjukkan hasil yang baik. Penyumbatan pembuluh darah otak yang kemarin tampak dominan, ternyata pada scan ke dua ini tampak banyak berkurang walaupun tidak bisa hilang semuanya 100%.

Penjelasan lanjut mengenai proses perawatan, rehabilitasi medis / fisioterapi dan proses pemulihan akan dijelaskan pada bagian 3 artikel ini. (hhh)  









               

           

TRIGEMINAL NEURALGIA.. GANGGUAN SARAF APAKAH ITU ?

Istilah Trigeminal Neuralgia sepertinya asing karena jarang kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kita perhatikan kata "Neuralgia" kemungkinan besar ada hubungannya dengan Neurologi yang artinya ilmu penyakit Saraf. Apakah Trigeminal Neuralgia adalah salah satu jenis  gangguan saraf ? Mungkin saja ada benarnya. Lalu apa bedanya dengan sakit nyeri saraf ?

Trigeminal adalah nama dari tiga cabang saraf utama yang ada di otak. Jaringan saraf yang cukup besar ini membawa sensasi dari wajah ke otak. Trigeminal Neuralgia merupakan keluhan nyeri wajah yang terjadi secara berulang. Nyeri di wajah ini terjadi pada salah satu atau lebih dari tiga cabang saraf Trigeminal. Rasa nyeri dapat berlangsung sekejap hanya beberapa detik tapi ada juga yang sampai semenit atau lebih. 



Nyeri di Wajah

Definisi Trigeminal Neuralgia

Trigeminal Neuralgia adalah sindrom nyeri wajah yang terjadi secara berulang pada salah satu atau lebih dari tiga cabang saraf Trigeminal. Nyeri yang dirasakan seperti nyeri tajam dan menusuk dalam waktu sekejap sampai lebih dari semenit.

Trigeminal Neuralgia dapat dialami oleh siapa saja tapi lebih beresiko pada wanita berusia lebih dari 50 tahun yang menderita Hipertensi dan memiliki riwayat Trigeminal Neuralgia dalam keluarga.

Gejala Trigeminal Neuralgia

Nyeri yang dirasakan dapat beragam, ada penderita yang merasakan ringan dan ada yang sedang seperti ditusuk. Tapi ada juga yang merasakan nyeri yang cukup berat seperti tersengat listrik atau bahkan seperti teriris benda tajam. 

Rasa nyeri di wajah ini dapat terjadi begitu saja secara mendadak dan bisa juga nyeri timbul karena adanya pemicu dari gerakan lain misalnya mengusap wajah, mengunyah, berkumur, menggosok gigi, bicara, tertawa atau bahkan hanya karena terkena hembusan angin di wajah. Rasa nyeri ini bisa hilang timbul, bisa dalam sehari tidak ada rasa nyeri tapi bisa jadi nyeri terasa setiap hari bahkan sampai sepekan. Kemudian nyeri hilang lagi selama beberapa waktu tapi kemudian timbul lagi. 

Rasa nyeri biasanya hanya pada satu sisi wajah dan bisa di satu titik atau bisa juga menyebar. Biasanya rasa nyeri dimulai dari rahang, pipi, hidung sampai ke dahi atau pelipis. Ada juga yang merasakan nyeri di sekitar mata, telinga dan di langit-langit atas mulut. Jarang sekali rasa nyeri terasa bersamaan pada kedua sisi wajah.

Penyebab Trigeminal Neuralgia

Rasa nyeri yang dirasakan tersebut disebabkan karena adanya gangguan fungsi saraf Trigeminal pada salah satu atau lebih dari tiga cabang saraf tersebut. Gangguan ini mungkin diakibatkan karena beberapa kondisi, misalnya karena adanya jaringan saraf Trigeminal yang terhimpit dan tertekan oleh pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penyebab yang dominan pada kebanyakan pasien yang berusia di atas 50 tahun. Hal ini karena seiring meningkatnya usia maka semakin besar resiko terhadap gangguan pembuluh darah seperti Arteriosklerosis yang mana Pembuluh darah berkurang elastisitasnya.

Kemungkinan penyebab lain yaitu adanya cedera saraf karena ada trauma pada wajah atau efek tindakan operasi atau dental (misalnya cabut gigi) atau mungkin karena adanya tumor jinak yang dapat menekan jaringan saraf Trigeminal.

Pengobatan Trigeminal Neuralgia

Terapi pengobatan Trigeminal Neuralgia dilakukan berdasarkan kondisi dan penyebabnya, tujuannya untuk meredakan rasa nyeri yang diderita oleh pasien. 

Tahapan pengobatan dimulai dari pemberian obat-obatan yang bertujuan untuk memperlambat impuls saraf, menghambat sinyal rasa nyeri dan melemaskan otot. Jika rasa nyeri tidak dapat dikurangi dengan obat-obatan maka perlu diberikan suntikan botox.

Tahapan pengobatan selanjutnya adalah tindakan Operasi yang dilakukan jika gejala / rasa nyeri tidak kunjung reda atau timbul efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi. Jenis tindakan operasi yang dilakukan yaitu :

- Operasi bedah ; bertujuan untuk memindahkan pembuluh darah yang berdekatan dengan saraf Trigeminal sehingga posisinya berjauhan.

- Operasi radiasi sinar gamma ; dilakukan dengan memberi paparan radiasi sinar gamma ke akar saraf Trigeminal untuk merusaknya sehingga mengurangi rasa nyeri.

Walaupun dapat mengurangi rasa nyeri, tindakan operasi dapat mengakibatkan efek samping yang beresiko menyebabkan wajah mati rasa / kebas, pendarahan, memar, gangguan penglihatan dan pendengaran pada sisi lokasi wajah yang dilakukan tindakan.

Pencegahan Trigeminal Neuralgia

Usaha terbaik yang dapat dilakukan untuk mencegahnya adalah dengan menghindari faktor pemicu terjadinya nyeri pada wajah, yaitu :

membasuh muka secara perlahan dengan air hangat, konsumsi makanan dan minuman dengan suhu normal serta tidak terlalu keras, menghindari minuman yang terlalu asam, rutin membersihkan mulut setelah makan dengan memakai sikat gigi yang lembut secara hati-hati. (hhh)